Memandikan Bayi

bayi mandi

Bunda, sebaiknya jika hendak memandikan bayi, hindari memandikan bayi setelah dia minum ASI atau makan. Lebih baik menunggu beberapa saat hingga perut nya menyesuaikan asupan yang baru saja masuk. Selain itu, jika ia merasa perutnya tertekan, buah hati bunda bisa sampai muntah. Sebainya pilih waktu yang senggang bagi bunda sendiri. Dengan begitu, bunda bisa lebih fokus pada si kecil dan tidak akan terburu-buru .

Berikut ini panduan cara memandiin bayi, diharapkan bisa membantu bunda dirumah.

Persiapkan Perlengkapan

Persiapkan semua perlengkapan mandi bayi terlebih dahulu sebelum mulai memandikan. Berikut ini peralatan esensial yang diperlukan.

  1. Permukaan yang datar dan aman seperti tempat tidur atau meja tempat ganti pakaian bayi.
  2. Handuk dan alas ganti
  3. Gayung untuk mengalirkan air
  4. Air untuk memandikan bayi. Pastikan agar air tidak terlalu panas
  5. Waslap untuk menyeka tubuh bayi
  6. Penggunaan sabun memang tidak disarankan saat mandikan bayi. Bila diperlukan, gunakan produk pembersih kulit bayi dengan label soap-free dan tertulis berbahan ringan sebagai pengganti sabun biasa untuk menghindari kulit kering. Hindari juga produk dengan pewangi dan antibiotik karena dapat mengiritasi kulit.
  7. Pakaian dan popok pengganti

Pastikan bayi dimandikan dalam ruwangan yang bersuhu hangat. Siapkan semua perlengkapan mandi pada tempat yang mudah dijangkau tangan disekitar bak mandi bayi.

Perlukah losion dan minyak setelah bayi dimandikan? Disarankan untuk menghindari penggunaan minyak atau pelembab hingga bayi berusia setidaknya satu bulan.

Selain itu, air yang bersih tanpa campuran apa pun adalah yang terbaik untuk memandikan bayi. Maka, hindari menambahkan apapun kedalam cairan mandinya. Hal yang tidak kalah penting, hindari meninggalkan bayi sendirian meski sesaat ketika dimandikan atau berganti pakaian.

Memandikan bayi baru lahir yang tali pusarnya belum lepas

Kebanyakan bayi berusia dibawah dua atau tiga minggu tali pusarnya belum lepas. Hati – hati karena biasanya tali pusar bayi masih agak basah dan sebaiknya tidak kena air. Untuk itu, bunda bisa memandikannya dengan cara menyeka tubuhnya dengan waslap atau kain lembut. Berikut langkah nya dibawah ini:

  1. Alasi meja atau permukaan yang datar seperti lantai dengan alas empuk yang tahan air atau handuk lembut. Bunda juga bisa melakukannya di meja atau mengganti popok bayi.
  2. Baringkan bayi pada punggunya, tahan bagian belakang kepala dan lehernya dengan salah satu tangan bunda.
  3. Usap tubuh, kepala, dan wajah bayi bunda pelan-pelan dengan waslap yang sudah dibasahi dengan air yang cukup hangat.
  4. Setelah tubuhnya basah, usap lagi dengan waslap dengan sabun yang sangat lembut dan aman untuk bayi yang baru lahir.
  5. Untuk membersihkan kedua kelopak matanya, siapkan dua lembar kapas lembut yang tidak banyak seratnya. Mulailah dari bagian mata yang dekat dengan hidung dan usap ke arah luar. Ulangi pada kelopak mata satunya dengan kapas yang baru.
  6. Pastikan bunda juga menyeka lekukan-lekukan tubuhnhya seperti ketiak, leher, belakang telinga, dan mulut bagian belakang
  7. Akhiri dengan membersihkan bagian alat kelamin dan pantat bayi, mulai dari depan ke belakang
  8. Angkat bayi dengan kedua tangan bunda dan bungkus dengan handuk kering
  9. Sebelum memakai popok atau baju, peluk dan timang-timang si buah hati karena hal ini bisa memberikan rangsangan bagi indra perabanya sekaligus membangun ikatan yang kuat antara bunda dan bayi