Pohon Minyak Kayu Putih

tanaman minyak kayu putih

Nama kayu putih diambil dari warna batang nya yang berwarna putih, pohon ini merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan (Myrtaceae) yang dimanfaatkan sebagai sumber pohon  minyak kayu putih (cajuput oil). Minyak diekstrak (biasanya disuling dengan uap) terutama dari daun dan rantingnya.

Pohon minyak kayu putih mudah menguap. Pada hari yang panas orang yang berdekatan dengan pohon ini akan dapat membauinya dari jarak yang cukup jauh.

Pohon minyak kayu putih dapat tumbuh di tanah tandus, tahan panas dan dapat bertunas kembali setelah terjadi kebakaran. Tanaman ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai 400 mdpl. Dapat tumbuh di dekat pantai dibelakang hutan bakau, di tanah berawa atau membentuk hutan kecil di tanah kering sampai basah.

Kandungan Zat Tanaman Minyak Kayu Putih

Pohon minyak kayu putih mengandung zat kimia atsiri yang terdiri dari sineol 44-45%, terpineol, ldehid valerat, butorat, benzoat, L-pinen dan limonen.

Sebagai tumbuhan industri, pohon minyak kayu putih dapat diusahakan dalam bentuk hutan usaha (agroforestri). Perhutani memiliki beberapa hutan kayu putih untuk memproduksinya. Minyak kayu putih (cajuput oil) yang diambil dari penyulingan biasa dipakai sebagai minyak balur atau campuran minyak pengobatan lain (seperti minyak telon) atau campuran parfum serta produk rumah tangga lain.

Ciri-ciri Pohon Minyak Kayu Putih

Batang. Tinggi 10-20m, kulit batangnya berlapis-lapis, berwarna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tidak beraturan. Batang pohonnya tidak terlalu besar, dengan percabangan yang menggantung kebawah.

Daun. Daun tunggal, kecil agak tebal seperti kulit, bertangkai pendek, letak berseling. Helaian daun berbentuk jorong atau lanset, panjang 4,5-15 cm, lebar 0,75-4 cm, ujung dan pangkalnya runcing, tepi rata, tulang daun hampir sejajar. Permukaan daun berambut, warna hijau kelabu sampai hijau kecoklatan, daun bila diremas atau dimemarkan berbau minyak kayu putih.

Bunga. Perbungaan majemuk bentuk bulir, bunga berbentuk seperti lonceng, daun mahkota warna putih, kepala putik berwarna putih kekuningan, keluar di ujung percabangan.

Buah. Buah nya dikenal dengan nama gelam (micro bolong) selalu berpasangan dengan jingrahap(Baeckea Frutescens)

  1. Manfaat kayu putih untuk insomnia. Rebus 9 gram kulit kayu putih kering dengan 2 gelas air, hingga airnya berkurang menjadi satu gelas, kemudian saring dan minum setengah gelas dua kali sehari.
  2. Khasiat kayu putih untuk mengobati demam, flu dan batuk. 13 gram daun kayu putih yang masih segar, direbus dengan 2 gelas air hingga menjadi satu gelas air, kemudian disaring dan minum airnya setengah gelas dua kali sehari.
  3. Khasiat kayu putih untuk radang kulit. Cuci satu genggam daun kayu putih yang masih segar, kemudian rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih, angkat dan biarkan hingga hangat-hangat kuku, basuh bagian tubuh yang terkena radang kulit dengan air rebusan tersebut.
  4. Khasiat kayu putih untuk sakit rematik dan nyeri tulang. Rebus 9 gram daun kayu putih yang sudah kering dua gelas air hingga airnya tersisa menjadi satu gelas, dinginkan, saring dan ambil airnya untuk diminum dua kali sehari masing-masing setengah gelas.
  5. Khasiat kayu putih untuk luka yang bernanah. Ambil kulit kayu putih yang masih muda, kemudian kunyah, tambahkan jahe dan asam jawa, setelah lumat tempelkan pada luka yang bernanah, lakukan secara rutin supaya sembuh.

Bunda mungkin sudah mengenal minyak kayu putih, tetapi apakah bunda mengenal pohon minyak kayu putih? Pohon minyak kayu putih meliputi ciri-ciri tanaman, kandungan kimia, khasiat, dan manfaatnya pohon minyak kayu putih.