Suhu Tubuh Bayi Normal

suhu tubuh bayi
Suhu Badan Normal Bayi

Suhu tubuh pada manusia dapat menentukan kondisi fisik seseorang. Suhu tubuh bayi normal lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Hal tersebut dikarenakan proses metabolisme pada bayi lebih tinggi dan berguna untuk menghangatkan tubuh si kecil yang masih rentan terhadap udara dingin.

Suhu tubuh normal manusia menurut departemen kesehatan republik indonesia (Depnakes) adalah 36,5-37,5 derajat celcius. Menurut tamsuri tahun 2007, suhu tubuh bayi normal adalah 37,5 derajar celcius. Pada usia tiga bulan bayi rata-rata memiliki suhu tubuh berkisar 37,4 derajat celcius.

Banyak sekali orang tua yang khawatir ketika melihat suhu tubuh si kecil diatas 37,6 derajat celcius. Pada bayi suhu tubuh tersebut masih normal. Suhu tubuh bayi normal mencapai usia satu tahun ialah 37,6 derajat celcius.

Pengukuran Suhu Tubuh Pada Bayi

Untuk mengukur rata-rata suhu tubuh si kecil, bunda harus mengukur suhu tubuhnya lebih dari sekali. Dilakukan pada pagi hari, siang hari, sore hari, hingga malam hari. Dalam buku yang ditulis oleh Sonia Prastika dengan judul ‘’mewaspadai virus zika dan virus ganas lainnya pada wanita’’ yang didalam nya membahas suhu tubuh bayi normal. Terdapat teknik untuk mengukur suhu tubuh.

  1. Bayi usia 0 bulan sampai 3 bulan, suhu tubuh diukur lewat anus bayi.
  2. Bayi usia 3 bulan sampai 4 bulan, dapat di ukur lewat anus atau lewat mulut bayi.
  3. Bayi dikatakan demam, apabila suhu tubuhnya 38 derajat celcius sampai 40 derajat celcius, bahkan lebih. Serta tidak terjadi perubahan pada suhu badan bayi.

Pengukuran suhu tubuh bayi normal dapat dilakukan dengan menggunakan termometer dibagian tubuh manusia. Berikut jenis pengukur suhu tubuh (termometer) :

  1. Termometer air raksa, jarang sekali dipakai saat ini. Dikarenakan penggunaan yang manual dan bagi kebanyakan orang sulit untuk dapat membaca garis pada termometer.
  2. Termometer digital, lebih mudah digunakan karena sangat otomatis. Termometer digital terbagi menjadi, termometer untuk telinga, termometer untuk dahi(arteri temporal). Serta termometer digital untuk mulut (oral), ketiak, dan anus (rektal).
Hipertermia (Suhu Tubuh Bayi di Atas Normal)

Suhu tubuh di atas normal atau umumnya dikenal dengan demam. Suatu kondisi dimana tubuh gagal mengatur suhu tubuhnya. Demam pada bayi dapat disebabkan oleh adanya infeksi, alergi, atau penyait tertentu. Umumnya peningkatan suhu diatas normal dikarenakan infeksi. Ketika terjadi infeksi di dalam tubuh, sistem imun berusaha melawan kuman yang masuk.

Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kenaikan suhu tubuh pada bayi adalah sebagai berikut:

  1. Selalu memantau suhu tubuh bayi dengan menggunakan termometer kira-kira 4-6jam.
  2. Tetap memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, pada bayi dibawah enam bulan pemberian ASI lebih sering, karena sangat efektif membantu mengurangi demam. Serta mengurangi terjadinya dehidrasi.
  3. Menurut Dr.Fransisca Handy. Sp.A. pada bayi yang memiliki riwayat kejang, dianjurkan berendam air hangat 5-10 menit. Jika bayi menggigil kedinginan atau tidak nyaman, segera angkat bayi.
  4. Kompres seluruh tubuh bayi menggunakan air hangat atau melakukan kontak secara langsung. Dengan cara mendekap bayi.
  5. Segera bawa kedokter jika panas bayi tidak kunjung reda sambil memastikan tanda bahaya bayi. Berupa kejang pada bayi.

Bunda, berikut gejala yang perlu diwaspadai saat demam berlangsung :

  1. Tidak mau menyusu sehingga mengalami dehidrasi.
  2. Bayi lemas, kesadaran mulai menurun bahkan sampai kehilangan kesadaran.
  3. Bayi rewel dan sulit ditidurkan.
  4. Nyeri atau sakit pada bagian telinga.
  5. Demam disertai muntah.
  6. Terdapat ruam pada permukaan kulit bayi.